Mobil Masih "Brebet"? Ini penyebabnya!

Kelebihan mobil dengan mesin injeksi selain mesin bekerja lebih efisien, juga membuat hemat BBM. Mesin injeksi sangat dipengaruhi oleh komposisi, udara, BBM, dan pengapian yang sudah diatur oleh computer.
Yuk, perhatikan beberapa hal berikut yang dapat menimbulkan masalah mesin menjadi brebet yang masih sering ditemui pada mesin injeksi.
1. Bahan Bakar Tidak Sesuai
Bahan bakar yang tidak sesuai rekomendasi bisa menimbulkan masalah pada mesin injeksi. Untuk itu, sebaiknya gunakanlah bensin beroktan tinggi minimal sekelas Pertamax.
 
2. Sistem Injeksi Masuk Angin
Sistem Injeksi memanfaatkan tekanan bahan bakar, agar BBM bisa tersuplai ke dalam ruang mesin. Jika ada gelembung udara di dalam sistem bahan bakar, maka tekanan bahan bakar menjadi tidak stabil, sehingga suplai bahan bakar akan terputus-putus.
Hal tersebut yang dapat menyebabkan mesin injeksi tersendat atau sering disebut tersendat. Mesin injeksi masuk angin, bisa terjadi saat kehabisan bensin atau saat penggantian filter bensin.
3. Kerusakan Pada Salah Satu Sensor
Pada mesin injeksi ada sensor-sensor yang mengatur suplai udara dan bahan bakar. Jika salah satu sensor rusak, tentu data yang dikirimkan ke engine control unit (ECU) tidak akan akurat.
Ketika ada masalah pada sensor maka hasil perhitungan ECU menjadi tidak akurat, sehingga suplai bensin tidak pas dan mesin jadi tersendat.
4. Filter bahan bakar yang kotor
Filter bahan bakar berfungsi menyaring kotoran dari aliran bensin yang hendak menuju ke ruang mesin. Jangan salah, mesin injeksi lebih sensitif dibanding konvensional, karena kotoran sedikit saja bisa menyumbat injector. Hasilnya, tenaga mesin jadi bisa berkurang dan juga mesin jadi tersendat atau brebet.
5. Busi Tidak Sesuai Standar
Busi sebagai pemercik api sangat memengaruhi kinerja mesin, sebab jika api terlalu kecil mesin akan tersendat. Untuk itu, apabila performa busi sudah menurun sebaiknya segera diganti dengan yang baru. Pada mesin injeksi, wajib menggunakan busi resistor, kamu bisa melihatnya dari label busi tersebut.
So, perawatan rutin setiap bulan adalah hal wajib bagi kendaraan kamu. Jangan sampai karena kerusakan kecil membuat kenyamanan berkendara berkurang.